Skip to main content
Gong Budaya

follow us

Penyair Rusli Marzuki Saria Raih SEA Write Award 2017

Penyair Rusli Marzuki Saria Raih SEA Write Award 2017 menambah deretan penghargaan yang diterima penyair Indonesia yang bermikim di Padang

PENYAIR senior dari Sumbar, Rusli Marzuki Saria (81 tahun) dipastikan meraih hadiah sastra “SEA Write Award 2017” dari kerajaan Thailand. Hadiah ini rencananya akan diserahkan pada bulan Oktober 2017 mendatang di Bangkok

 “Insya Allah, bulan Oktober 2017 mendatang, saya akan terbang ke Bangkok untuk menerima penghargaan sastra “SEA Write Award 2017” dari kerajaan Thailand. Alhamdulillah, atas izin Allah, buku puisi saya “One by One Line by Line” (2014) memenuhi syarat untuk meraih hadiah sastra bergengsi itu,” jelas Rusli Marzuki Saria (Papa) dengan suara ceria, ketika dihubungi via handphone siang tadi, Senin (3/7). Saya sengaja menilpon Papa RMS menyusul pesan singkat beliau ke hp saya sebelumnya (pukul 13.18 wib) yang berbunyi, “Bung Dasril Ahmad, saya tahun 2017 ini dapat hadiah seawrite award. Orang-orang dari Balai Bahasa Jakarta akan datang tanggal 7 Juli ke rumah di jalan Bangka. Datanglah bung, cerita-cerita awak. – papa rms." Menurut penyair kelahiran Kamang, Bukittinggi, 26 Pebruari 1936, yang akrab dipanggil Papa ini, tahun 1997 dulu, buku puisinya “Sembilu Darah” (1995) juga berhasil masuk nominasi meraih SEA Write Award yang dimulai 1978 itu. Tapi karena “Sembilu Darah” berada di urutan ketiga, hanya dapat penghargaan dari Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Jakarta. SEA Write Award waktu itu diraih oleh sastrawan Seno Gumira Ajidarma. *** (Dasril Ahmad).

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar