Skip to main content
Gong Budaya

follow us

Pantai Nanggroe Aceh Darussalam dan Penyu

Pantai Nanggroe Aceh Darussalam dan penelitian penyu mulai mendapat perhatian

Seminar Kelautan dan Perikanan : Pengelolaan Konservasi Sumberdaya Kelautan dan Perikanan, Aceh Utara. Di selenggarakan oleh Marine Center, Universitas MALIKUSSALEH, 13 Desember 2017. Banyak pertanyaan tentang penyu yang diajukan oleh para mahasiswa. Di Aceh tidak ada tradisi berburu dan memakan daging penyu. Akan tetapi mengambil telur penyu yang didapatkan disepanjang pesisir pantai untuk dikonsumsi,
"memang ada", kata para mahasiswa.

Mereka sangat antusias bertanya, dan mereka sangat tertarik dan akan mulai melakukan kegiatan penelitian penyu di seluruh wilayah Aceh. Mulai dari pantai Timur, Utara dan pulau kecilnya serta sampai ke wilayah pantai Barat dengan beberapa pulau kecil yang sudah menjadi lokasi pendaratan bagi berbagai jenis penyu. Wilayah barat Aceh sudah ada penggiat penyu (Dedi Penyu) dan sudah ada juga beberapa Pokmas Konservasi Penyu (wilker BPSPL Padang)

Artikel Terkait
Wisata Konservasi Penyu di Pulau Karabak
Kota Pariaman Pusat Konservasi Dunia
Sea turtle fun day di jambak turtle camp

Instansi DKP Aceh-pun yang datang sebagai salah satu nara sumber waktu itu sangat mendukung sekali kegiatan penelitian dan pendataan tentang penyu di Nanggroe Aceh Darussalam yang akan dilakukan oleh Marine Center Unimal.

Sebenarnya para mahasiswa sudah mulai merintis kegiatan terkait penyu. Beberapa mahasiswa/i sudah melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di UPT Konservasi Penyu Kota Pariaman, Dinas Kelautan Perikanan, Sumatera Barat.

Semoga lahir kader-kader peneliti penyu dari Universitas Malikussaleh, untuk dapat mengcover pendataan penyu di ujung Pulau Sumatera, semoga, Salam Konservasi (hd,12.2017)

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar